OLAH RAGA DALAM PANDANGAN ISLAM

OLAH RAGA DALAM PANDANGAN  ISLAM

Bidang kesehatan sangat diperhatikan dalam Islam. Untuk mendapatkan badan sehat bisa dijaga dan dimulai dengan olah raga. Banyak macam dan ragamnya olah raga itu. Bisa jalan-jalan, lari, senam, berkuda, gulat, dll.

Allah Swt lebih mencintai suatu kaum yang kuat dibanding kaum yang lemah, untuk memiliki fisik yang kuat diantaranya dengan olah raga. Kekuatan tubuh bermanfaat dalam melaksanakan tugas-tugas keseharian, seperti sabda Rasulullah Saw, “Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah”.

Manfaat olah raga berfungsi untuk menyalurkan energi, menguatkan kepribadian dan mengembangkan karakter yang baik, terjaga dari berbagai penyakit. Bagi orang yang rajin berolah raga dapat memilki badan yang kuat dan berotot, sehingga tidak terkena penyakit karena penyakit menyerang ketika badan kita lemah dengan kata lain penyakit tidak menyerang tubuh orang yang rajin berolah raga dan kuat.

Selain manfaat di atas, olah raga juga dapat mencegah dari terserang penyakit jantung, ini dibuktikan dari hasil riset tahun 1968 seperti yang dimuat di majalah Ikatan Dokter Amerika. Disebutkan dalam riset itu bahwa olah raga dapat mempengaruhi bentuk jantung yang tidak normal dan mengembalikannya normal kembali.

Disamping itu olah raga juga dapat mencegah tekanan darah tinggi dan penyakit kencing manis, karena waktu olah raga kolesterol  terbakar.

Berikut beberapa jenis olah raga yang dianjurkan oleh Nabi Saw:

1.   Memanah, seperti dalam sabdanya: “Bidiklah, wahai Bani Ismail karena sesungguhnya nenek moyang kalian adalah pemanah”. (HR. Bukhari).

2.   Berkuda, sabdanya: “Dalam setiap lari kuda diikatkan kebaikan sampai hari kiamat”. (HR. Bukhari, Muslim dan Nasa’i).

3.   Berenang, hadits Nabi Saw menyebutkan: “Segala sesuatu selain zikir kepada Allah adalah sia-sia kecuali empat perkara; berjalannya seseorang antara dua tujuan, melatih kudanya, mencumbu istrinya, dan belajar berenang”. (HR. Bazzar dan Thabrani).

4.   Berjalan dan berlari, dari Siti ‘Aisyah: “Nabi Saw mendahuluiku berlari kemudian aku berhasil melewatinya dan kita terus berlari sampai aku cape. Rasulullah menyusulku kemudian aku menyusulnya, kemudian beliau berkata: Demikianlah seharusnya”. (HR. Ahmad).

5.   Gulat, olah raga gulat juga pernah dilakukan oleh Rasul, dalam sebuah hadits dikatakan: “Beliau berhasil mengalahkan Rukanah dalam pertandingan gulat”.(HR. Abu Daud).

6.   Shalat, gerakan shalat juga merupakan olah raga, bila dilakukan dengan benar dapat memperkuat tubuh. Dalam pelaksanaan shalat wajib tiap hari kita melakukan gerakan olah raga 113 kali, gerakan rukuk 39 kali, gerakan sujud 74 kali, disamping gerakan-gerakan lainnya. Belum lagi kalau ditambah dengan shalat sunnah.

Itulah beberapa olah raga yang biasa dilakukan oleh Rasul. Makanya kita sebagai ummatnya pantas

mengikutinya dan jangan anggap enteng olah raga.

Posted on 25 April 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: